Beberapa Fakta Tentang Apliaksi Tik Tok

Tik Tok adalah aplikasi yang sekarang baru-baru heboh karena sempat diblokir oleh pemerintah. Namun sekarang pemblokiran itu dibatalkan dan kini sudah bisa diunduh di Indonesia lagi.

Fakta aplikasi tik tok berikut ini perlu Anda ketahui di samping banyak orang yang menganggap aplikasi ini hanya penghancur moral penerus bangsa. Mengingat Tik Tok telah membuat penggunanya menjadi gila bahkan sangat-sangat tampak menyedihkan karena untuk meraih popularitas mereka sampai berani berbuat hal yang tidak-tidak.

Tempat Paling Bagus Untuk Promosi Lagu
Jika Anda penyanyi, cobalah membuat video challenge dengan latar lagu Anda sendiri. Jika menarik, dan Anda berhasil menarik minat para anak muda, lagu Anda akan langsung melejit di pasaran.

Contohnya seperti lagunya Siti Badriah_Lagi Syantik. Di Youtube, jumlah penonton sudah lebih dari 180 juta kali jumlah tontonan. Bahkan lagunya sudah terkenal ke luar negari juga karena pengguna Tik Tok dari negara berbeda menggunakannya sebagai lagu latar.

Selain Siti Badriah, Blackpink dengan lagu Ddu Du Ddu Du nya juga melejit. Kendati sedari dulu gir band Blackpink memang sudah terkenal dari lagu berjudul Bombayah mereka.

Aplikasi Terbanyak diunduh di I-Phone
Memang jika dilihat video di Tik Tok dari penampakkan kameranya saja sudah jernih.
Sementara I-Phone sendiri adalah jenis ponsel yang memiliki kamera yang mampu menangkap gambar dengan resolusi yang tak usah ditanyakan lagi kejernihannya.
Tak ayal video di Tik Tok begitu bagus selain didukung oleh efek aplikasi itu sendiri.

Tik Tok Berasal dari China
Fakta Aplikasi Tik Tok berikutnya adalah asal dari aplikasi ini. Jika Anda menganggap aplikasi ini berasal  dari Indonesia, Anda salah besar. Kendati pengguna aplikasi Tik Tok banyak yang dari Indonesia, tapi asalnya tetap dari China. Penciptanya adalah Zhang Yimimg. Seorang developer dari China.

Netizen Sempat Membuat petisi untuk Memblokir Aplikasi Tersebut dari Indonesia
Petisi itu pun sempat disetujui, dan Tik Tok tak lagi bisa diunduh oleh masyarakat Indonesia. Namun kenyataannya sekarang pemblokiran tersebut dibatalkan.

Hanya karena aplikasi itu membuat anak-anak muda bahkan tua menjadi tak terkendali, bahkan banyak yang menyalahgunakan aplikasi tersebut, tapi bukan berarti harus memblokirnya bukan? Kalau seperti itu, nanti jika Youtube juga membuat orang-orang menjadi gila, apakah kelak Youtube juga harus diblokir?

Atau contohnya lagi WhatsApp, bila suatu hari juga Apps nomor satu di seluruh dunia itu membuat penggunanya gila berkirim pesan, apa WhatsApp juga harus diblokir?
Kalau seperti itu masyarakat Indonesia harus menggunakan apa? Bermain aplikasi apa?

Yang salah bukan aplikasinya. Yang salah adalah penggunanya. Syukurlah pemerintah sekarang sadar, memblokir aplikasi bukanlah penyelesaian masalah paling genius.

Itu lah sekilas fakta aplikasi tik tok. Platform pembuat video pendek nan kreatif.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel