Sosiologi sebagai ilmu(ciri-ciri sosiologi,hakikat sosiologi,objek sosiologi)

     Ilmu merupakan kumpulan ilmiah yang di dapat melalui langkah-langkah sistematis dan dapat di periksa, ditelaah secara mendalam oleh orang lain.
Sistematis artinya diperoleh dengan tahapan yang jelas dan merupakan satu kesatuan yang utuh sehingga tiap-tiap bagian saling berhubungan.
      Adapun Pengetahuan adalah kesan didalam pikiran manusia sebagai hasil penggunaan pancaindra atau segala sesuatu yng kita ketahui dari berbagai sumber , yaitu bernalar, pengalaman, wewenang, dan intuisi.sebaliknya, kepercayaan (belief), takhayul(supercitions), dan khyalan (idea) tidak memerlukan pembuktian seperrti diatas.
      Syarat-syarat suatu ilmu antara lain mempunyai metodologi, mempunyai sistematis, mempunyai objek kajian(object mattet), bersifat komulatif dan komprehensif, serta dapat di pelajari dan diuji kebenarannya secara empiris.
1. Ciri-ciri Sosiologi
      Dari berbagai definisi sosiologi yang di temukan para ahli, dapat ditarik kesimpulan bahwa sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari jaringan hubungan manusia dalam hidup bermasyarakat, sehingga jelas bahwa sosiologivmerupakan ilmu pengetahuan.
Sosiologi memiliki watak atau karakteristik sebagai ilmu yang bersifat khusus, seperti yang di sebutkan oleh Harry N.Johson dLam bukunya Sosiology A  Systematic Introduction (tahun 1960) yang di kutip oleh Soerjono Soekamto.
Sosiologi sebagai ilmu mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.
A. Empiris,artinya ilmu pengetahuan tersebut didasarkan pada observasi terhadap kenyataan dan akal sehat hasilnya tidak bersifat spekulasi (menduga-duga).
B. Teoritis, artinya ilmu pengetahuan yang berusaha memberi  summary atau ikhtisar atau penjelasan dari kumpulan observasi dalam bentuk abstrak.
C. Kumulatif, artinya disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada atau memperbaiki, memperluas, serta memperkuatcteori-teori yang lama.
D. Nonetis(bukan etika), artinya pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau burjknya masalah tersebut, tetapi lebih bertujuan, untuk menjelaskan, untuk menjelaskan masalah tersebut Scara mendalam.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel