Apa siih sebenarya ikhlas

Nah salah satu syarat suatu amalan itu di terima selain ittiba' (sesuai aturan rasulullah) adalah ikhlas.
Ikhlas itu adalah memurnikan niat hanya berharap balasan allah Ta'ala. Dan lawan dari ikhlas adalah riya' , melakukan suatu perbuatan atau ucapan berharap perhatian dan pujian dari teman,sahabat,rekan kerja.

     Ikhlas bukan hanya ucapan, tapi perbuatan. Meskipun lisan berkali-kali mengucap kaa ikhlas belum tentu sejalan dengan hati dan perbuatannya.


Bisa jadi itu hanya sebagai pencitraan agar ia di sebut sebagai orang yang ikhlas dalam beramal.
   Cukup kita lakukan kebaikan kebaikan apa yang mampu kita kita lakukan, tidak perlu mendengar apa kata orang-orang yang lain. Karena apabila kita berhenti atau tidak mau melakukan  kebaikan karena riya', maka ini juga termasuk riya'.

     Ikhlas memang tidak semudah dalam mengucakannya tapi bukan berarti tidak bisa kita amalkan.
Ikhlas itu perlu di latih atau latihan. Dan latihannya adalah dengan terus beramal...karena  orang yang dengan ikhlas bersyukur selalu mendapatkan jalan keluar dari setiap permasalahan yang di hadapi....
Kit mungkin biasa di hadapan orang lain, tapi saat kita melakukan sesuatu dengan penuh keikhlasan, maka di hadapan Allah swt kita bukan sosok biasa lagi.

Keikhlasan selalu saja menjadi pembeda dalam setiap karya keturunan Nabi Adam AS di dunia, bahkan hingga keakhirat kelak..karena ikhlas bukan tanpa pamrih, namun menerima segala konsekwensi dalam kehidupan. Keikhlasan tiada ujung, yang penting kesungguhan kita untuk blajar.
Mala luasnya samudra ilmu ikhlas membuat kita leluasa  menyalaminya. 

Oleh karenanya selamilah keikhlasan sampai kita menemukan mutiara indah di syurganya....

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel